Efektivitas Rebusan Air Seledri dengan Bawang Putih terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi
Keywords:
Rebusan air seledri, bawang putih, hipertensi.Abstract
Hipertensi merupakan keadaan ketika tekanan darah sistolik lebih dari 120 mmHg dantekanan diastolic lebih dari 80 mmHg.Tekanan darah yang tinggi di dalam darah akan mengakibatkan terjadinya komplikasi gagal jantung dan stroke karena aliran darah tidak lancar maka suplai oksigen yang di bawa sel-sel darah merah menjadi terhambat. Ada 2 terapi pengobatan untuk menurunkan tekanan darah yaitu farmakologis (simpatetik) dan non farmakologis (air rebusan seledri dan bawang putih). Tujuan dari penelitian ini yaitu membandingkan efektivitas antaraair rebusan seledri dengan bawang putih terhadap tingkattekanan darah pasien hipertensi.Desain penelitian ini menggunakan Quasy Eksperimental. Metode sampling menggunakan Pre Post Test Design. Sampel diambil sebanyak 10 responden yang di intervensi menggunakan air rebusan seledri dan 10 responden menggunakan bawang putih. Variabel independen yaitu pemberian air rebusan seledri dengan bawang putih. Variabel dependen yaitu tekanan darah. Data penelitian diambil menggunakan observasi.Hasil uji statistik Mann-Whitney U Test didapatkan nilai signifikansi r = 0,203sehingga H1 ditolak artinya tidak ada perbedaan penurunan tekanan darah diantara kelompok pemberian air rebusan seledri dan bawang putih. Dari hasil uji statistik Wilcoxon Signed Rank Testintervensi air rebusan seledri didapatkan hasil signifikan (ahitung) = 0,002< 0,05 dan bawang putih didapatkan hasil signifikan (ahitung) = 0,008< 0,05. Dapat disimpulkan bahwa rebusan air seledri lebih efektif dari pada bawang putih terhadap penuruan tekanan darah pasien hipertensi.


